Rabu, 21 Oktober 2015

pengertian penyakit lupus

Penyakit lupus adalah penyakit baru yang mematikan setara dengan kanker. Tidak sedikit pengindap penyakit ini tidak tertolong lagi, di dunia terdeteksi penyandang penyakit Lupus mencapai 5 juta orang, lebih dari 100 ribu kasus baru terjadi setiap tahunnya.
Arti kata lupus sendiri dalam bahasa Latin berarti “anjing hutan”. Istilah ini mulai dikenal sekitar satu abad lalu. Awalnya, penderita penyakit ini dikira mempunyai kelainan kulit, berupa kemerahan di sekitar hidung dan pipi . Bercak-bercak merah di bagian wajah dan lengan, panas dan rasa lelah berkepanjangan , rambutnya rontok, persendian kerap bengkak dan timbul sariawan. Penyakit ini tidak hanya menyerang kulit, tetapi juga dapat menyerang hampir seluruh organ yang ada di dalam tubuh.

adalah peradangan kronis yang terjadi ketika sistem imun tubuh menyerang organ dan jaringan tubuh. Peradangan yang disebabkan oleh lupus dapat berefek pada berbagai sistem di dalam tubuh, antara lain sendi, kulit, ginjal, sel darah, jantung dan paru-paru.

Lupus lebih sering terjadi pada wanita, meskipun tidak jelas alasannya. Ada empat jenis lupus -systemic lupus erythematosus, discoid lupus erythematosus, drug-induced lupus erythematosus dan neonatal lupus. Diantaranya, systemic lupus erythematosus adalah yang paling umum dan paling serius.

Faktor penyebab penyakit lupus kemungkinan besar adalah Keterlibatan faktor genetik, hormon, dan lingkungan. Pengobatan dari penyakit lupus ini masih belum diketahui dengan pasti, Gejala awal yang dialami orang yang terkena penyakit lupus, biasanya sakit pada sendi dan tulang, pasien juga mengalami demam yang panjang, dan juga pasien akan mengalami rasa cepat lelah.

Untuk gejala penyakit lupus pada tahap berikutnya, diantaranya pasien akan mengalami bercak merah, pasien mengalami kejang, sakit kepala, bahkan pasien bisa mengalami stroke bila terkena penyakit lupus ini, dan pasien juga akan mengalami keguguran pada ibu hamil.


Penyakit Lupus

gejala penyakit

Gejala Penyakit Lupus
1. Gejala umumnya adalah penderita akan sering merasa lemah, kelelahan yang berlebihan, pegal-pegal dan persendian sakit.
2. Timbulnya gangguan pada pencernakan seperti diare, sariawan yang terus-menerus dan demam tinggi yang berkepanjangan.
3. Penderita akan mengalami anemia, karena sel-sel darah merah akan hancur apabila mengidap penyakit ini.
4. Pada kulit penderita akan muncul ruam merah yang membentang di kedua pipi, mirip kupu-kupu. Dan ruam merah yang hampir menyerupai cakram dapat muncul di kulit pada seluruh bagian tubuh. Ada juga pada kulit sang penderita akan mudah gosong akibat terkena sinar matahari.
Kalau sudah ada 4 gejala penyakit lupus diatas wajib cek darah untuk memastikan anda positif atau tidak terkena penyakit lupus.

Gejala penyakit lupus yang terjadi bisa datang dengan tiba-tiba atau berkembang secara perlahan, bisa ringan atau parah, dan dapat bersifat sementara atau permanen. Banyak diantara yang terkena penyakit lupus memiliki karakteristik episodik dengan gejala yang memburuk untuk sementara waktu kemudian membaik atau bahkan hilang untuk satu waktu. Gejala penyakit lupus didasarkan pada sistem tubuh bagian mana yang terkena penyakit ini, namun secara umum gejala penyakit lupus antara lain sebagai berikut:

  1. Cepat lelah
  2. Demam yang tidak diketahui penyebabnya
  3. Berat badan turun atau berat badan meningkat
  4. Ruam yang berbentuk seperti kupu-kupu pada wajah yang menutupi pipidan hidung
  5. Luka pada kulit yang timbul atau parah ketika terkena sinar matahari
  6. Radang pada mulut
  7. Rambut rontok
  8. Jari dan kuku yang memutih atau membiru ketika terkena dingin atau saat stress (Raynaud’s phenomenon)
  9. Nafas pendek
  10. Nyeri pada dada saat bernafas
  11. Mata kering
  12. Mudah memar
  13. Gelisah
  14. Pembekakan dikaki atau sekitar mata
  15. Gangguan pembekuan darah
  16. Depresi
  17. Anemia
  18. Kerusakan ginjal
  19. Sariawan
  20. Kejang
  21. Adanya luka disekitar hidung atau mulut

jenis penyakit

1. Drug-induced lupus

Jenis ini sangat jarang muncul dan sesuai namanya, jenis ini biasanya terjadi karena pengaruh obat jangka panjang. Laki-laki cenderung mengalami lupus ini daripada wanita. Cara pengobatannya bisa menggunakan obat hipertensi berupa hydralazine, dan procainamide untuk mengobati penyakit jantung.


2. Neonatal lupus

Jenis ini juga jarang terjadi, namun bisa terjadi pada ibu hamil yang kemudian menurunkan antibodi lupus kepada anak-anak mereka ketika lahir. Bayi yang terserang lupus biasanya menimbulkan gejala anemia dan ruam kulit. Hal ini bisa sembuh dan hilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu.


3. Lupus anak-anak

Lupus sistemik bisa menyerang anak-anak dan disebut lupus anak-anak. Meski memang gejala mirip sekali dengan lupus sistemik, namun kebanyakan yang mengalaminya adalah anak laki-laki dan dapat mempengaruhi kesehatan ginjal.


4. Cutaneous lupus

Jenis lupus cutaneous adalah diskoid, yang paling umum dan dikenali dari gejala kemerahan, tebal, ruam bersisik pada kulit leher, wajah dan kulit kepala. Hal ini bisa berlangsung selama beberapa hari, namun ada juga yang bertahan hingga bertahun-tahun. Setelah lupus hilang, akan meninggalkan bekas pada ruam.


5. Lupus sistemik

Ini adalah jenis lupus yang paling sering muncul yang dapat mempengaruhi seluruh bagian tubuh. Gejala yang ditimbulkan bisa ringan namun bisa juga berat dan hilang datang begitu saja seperti misalnya demam, nyeri sendi, rambut rontok dan ruam kemerahan saat terkena sinar matahari.


cara pengobatan



PENYAKIT LUPUS BISA SEMBUH

Saya sering sekali mendapatkan pertanyaan dari para penderita lupus (odapus) ataupun dari keluarga si penderita “apakah penyakit lupus bisa sembuh?“. Sudah jelas bahwa penyakit lupus itu bisa sembuh tapi bukan “pasti sembuh” karena banyak juga penderita lupus yang sudah meninggal karena telat penanganan atau baru tahu terkena penyakit lupus pas sudah parah. Perlu juga diingat bahwa sembuh ataupun meninggal itu adalah kekuasaan Tuhan dan kita manusia hanya bisa berusaha. Pengalaman saya selama ini yang berhasil sembuh adalah orang yang punya tekad kuat harus sembuh dan keyakinan yang tinggi untuk sembuh. (Sebagai contoh biasanya ibu-ibu muda akan berjuang keras untuk sembuh demi anak-anaknya yang masih kecil)

Pengobatan Penyakit Lupus:


Penyakit lupus adalah penyakit yang berhubungan dengan reaksi autoimun, di mana sistem kekebalan tubuh tidak mamapu mengenali dan membedakan mana yang pathogen dan mana yang tidak. Pada kahirnya, antibody menyerang diri sendiri dan menimbulkan reaksi seperti alergi yaitu ruam pada kulit.

Salah satu penyakit lupus yang palings sering menyerang adalah lupus sistemik. Seperti penjelasan sebelumnya, lupus sistemik adalah penyakit autoimun di mana sistem kekebalan tubuh berbalik melawan jaringan tubuh yang normal, bukannya melindungi tubuh Anda dari penyerbu asing seperti bakteri dan virus.

Untuk mengatasi hal ini, dokter akan datang dengan rencana perawatan individu atau terapi untuk Anda berdasarkan jenis kelamin, usia, dan gejala yang dialami saat ini. Namun sebenarnya saat ini masih belum ada obat khusus untuk lupus, dan obat biasa untuk mengobati penyakit lain bisa dibilang masih sangat efektif.

Seperti misalnya jenis obat anti-inflamasi untuk meringankan peradangan pada ruam kulit yang dapat menyebabkan lupus dalam tubuh. Salah satu obat anti-inflamasi tersebut adalah aspirin, yaitu obat untuk mengatasi sakit kepala.

Meski begitu, aspirin adalah pereda nyeri dan anti-inflamasi yang merupakan salah satu obat pertama yang disetujui untuk pengobatan lupus. Karena dosis tinggi aspirin dapat menyebabkan banyak efek samping, pengobatan pada lupus saat ini masih dalam dosis rendah. Hal ini sekaligus untuk mengurangi risiko pembekuan darah, yaitu komplikasi umum dari lupus.



Pengobatan Penyakit Lupus dengan Obat Penekan Sistem Imun


Pengobatan lupus bisa berupa obat-obatan sitotoksik dan digunakan untuk menyembuhkan lupus yang lebih serius. Beberapa macam obat tersebut meliputi cytoxan, imuran, cellcept, metotreksat, dan siklosporin. Semuanya merupakan obat penekan sistem imun.

Obat cytoxan atau siklofosfamid adalah obat untuk kanker yang digunakan untuk lupus parah dengan gangguan ginjal. Efek samping bisa serius dan mencakup peningkatan risiko beberapa jenis kanker, kerusakan kandung kemih, rambut rontok, dan infertilitas.

Jika obat imuran atau azathioprine, biasanya digunakan selama operasi transplantasi dan untuk penyakit lupus ginjal. Imuran dapat menghasilkan efek samping yang serius termasuk infeksi, anemia, dan peningkatan risiko kanker.

Sedangkan cellcept (mycophenolate mofetil), juga digunakan untuk lupus dengan gangguann ginjal, tetapi memiliki efek samping yang lebih ringan dari jenis cytoxan, karena cellcept tidak menyebabkan infertilitas.

Untuk metotreksat, efek sampingnya bisa termasuk penurunan jumlah darah, luka mulut, kerusakan organ, dan siklosporin memiliki efek samping berupa tekanan darah tinggi dan nyeri gusi.

Nah untuk itu marilah kita jaga kesehatan tubuh kita, dan waspada jangan sampai terkena penyakit lupus yang mengerikan ini, biasakan untuk hidup sehat dan bersih, karena itu akan menjauhkan kita dari segala macam penyakit.

cara pencegahan

Cara Mencegah Penyakit Lupus
Pada umumnya, ilmu dalam medis hanya memastikan agar kita semua dapat menjalani pola hidup sehat meliputi pola makan sehat, istirahat cukup, olahraga teratur, menjauhi minuman keras, rokok, bekerja terlalu lelah, serta banyak mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan kedalam menu harian.

Satu set kegiatan dan pola hidup sehat tersebut selalu diyakini berfungsi untuk membentuk sistem imun tubuh sehingga dapat menjauhkan manusia dari penyakit apapun juga. Apabila seseorang menderita penyakit lupus oleh karena sebab genetik, maka dengan menjalani pola hidup sehat yang disebutkan, penyakit lupus akan dapat ‘ditekan’ atau dibuat ‘tidur’ sehingga tidak menimbulkan gejala – gejala maupun gangguan.

Tentu saja, sekali terserang lupus, penyakit ini akan terus ada. Hanya saja penderita yang berhasil membuat penyakit lupus ‘tertidur’, dapat hidup selayaknya orang normal yang menjalani aktivitas tanpa gangguan yang menyakitkan. Namun, penyakit ini akan kembali datang jika si penderita mulai melonggarkan disiplin yang harus dijalani dalam jangka waktu yang panjang tersebut.

memastikan agar kita semua dapat menjalani pola hidup sehat meliputi pola makan sehat, istirahat cukup, olahraga teratur, menjauhi minuman keras, rokok, bekerja terlalu lelah, serta banyak mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan kedalam menu harian.
Semua kegiatan dan pola hidup sehat tersebut selalu diyakini berfungsi untuk membentuk sistem imun tubuh sehingga dapat menjauhkan manusia dari penyakit apapun juga. Apabila seseorang menderita penyakit lupus oleh karena sebab genetik, maka dengan menjalani pola hidup sehat yang disebutkan, penyakit lupus akan dapat ‘ditekan’ atau dibuat ‘tidur’ sehingga tidak menimbulkan gejala – gejala maupun gangguan.
Tentu saja, orang yang terkena penyakit lupus bisa sembuh dan dapat hidup selayaknya orang normal yang menjalani aktivitas tanpa gangguan yang menyakitkan. Namun, penyakit ini bisa kembali datang jika si penderita mulai melonggarkan disiplin yang harus dijalani dalam jangka waktu yang panjang tersebut. Terutama aktifitas yang berlebih sehingga kecapean. (Baca: Kisah Penyembuhan Penyakit Lupus)